Entri Populer

Jumat, 06 April 2012

pengenalan teknologi ANDROID




Teknologi – Apa itu Android? siapa yang menciptakan Android? dan kapan Android pertama diperkenalkan? Apa yang keunggulan Android? Semua pertanyaan tersebut mungkin sebagian dari anda belum paham. Berikut adalah sharing tentang teknologi Android.
 
    Perkembangan teknologi smartphone saat ini sangat pesat sekali, hal itu tidak dipungkiri oleh munculnya sistem operasi baru yang khusus dirancang untuk telepon selular yaitu bernama Android. Android secara umum dikenal sebagai sistem operasi telepon selular yang berbasis Linux. Kemudian siapa yang menciptakan Android? Mungkin sebagian dari kita sudah mengetahui bahwa Android adalah sebuah teknologi sistem operasi telepon selular yang ciptakan oleh Google. Hal itu salah besar, sebab Android pertama kali dikembangkan oleh perusahaan telepon selular yang berlokasi di California, AS yaitu bernama Android Inc sejak tahun 2000.

    Dengan melihat potensi serta rumor akan perkembangan teknologi selular masa depan cukup baik, maka Google akhirnya tertarik untuk melakukan kerjasama dengan Android Inc. Dan pada akhirnya Google membelinya untuk dikembangkan lebih baik lagi. Google membentuk tim yang bernama Open Handset Alliance yang (OHA) dengan menggandeng 34 perusahaan software dan hardware serta telekomunikasi, mereka terdiri dari Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, Nvidia dan sebagainya.
Tanggal 5 November 2007, Andorid menyatakan untuk mendukung pengembangan open source pada perangkat mobile. Di lain pihak, Google merilis kode-kode android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan open source platform perangkat seluler. Terdapat 2 jenis distributor sistem operasi Andoroid, yakni yang pertama distributor yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google main Service(GMS) dan kedua adalah yang benar-benar bebas di distribusikan tanpa dukungan langsung dari google atau di kenal Open Handset Distribution(OHD).

    September 2007, Google mengenalkan Nexus One, jenis smartphone yang menggunakan android sebagai OS-nya. Nexus di produksi oleh HTC corporation dan tersedia di pasaran pada 5 januari 2008. Pada 9 desember 2008, terdapat aliansi baru yang bergabung dengan Android yakni ARM holdings, Atheros Communication, Asus, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba dan Vodafone.

    Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat mobile yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.

Berikut adalah sejarah dan fitur sistem operasi Android semua versi:

1.Android Versi 1.0 (Apple pie)
Android 1.0 dirilis pada tanggal 23 September 2008 yang memiliki kode nama Apple pie serta ukuran layar 320×480 HVGA.
2.Android Versi 1.1 (Banana bread)
Android 1.1 dirilis pada tanggal 9 Februari 2009 yang memiliki kode nama Banana bread serta ukuran layar 320×480 HVA.
3.Android 1.5 (Cupcake)
Android 1.5 dirilis pada tanggal 30 April 2009 yang memiliki kode nama Cupcake. Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur yakni kemampuan merekam dan menonton video, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon seluler, dukungan Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.
4.Android 1.6 (Donut)
Android 1.6 dirilis pada tanggal 15 September 2009 yang memiliki kode nama Donut. Versi ini perbaikan dari Android Cupcake dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel); pengadaan resolusi VWGA.
5.Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Android versi 2.0/2.1 dirilis pada tanggal 3 Desember 2009 yang memiliki kode nama Eclair. perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
6.Android versi 2.2 (Froyo)
Android versi 2.2 dirilis pada tanggal 20 Mei 2010 yang memiliki kode nama Froyo. Froyo akan memperkenalkan peningkatan kecepatan dengan JIT optimalisasi dan Chrome V8 mesin JavaScript, dan menambahkan Wi-Fi hotspot dan dukungan Adobe Flash.
7.Android versi 2.3 (Gingerbread)
Android versi 2.3 dirilis pada tanggal 6 Desember 2010 yang memiliki kode nama Gingerbread. Android Gingerbread adalah android yang mempermudah pengguna antarmuka , meningkatkan keyboard lunak dan fitur copy / paste, dan menambahkan dukungan untuk Near Field Communication. pada versi ini Android telah melakukan update sebanyak 5 kali yang dirilis pada tanggal yang berbeda-beda serta penambahan difitur-fitur baru, mereka masing-masing adalah Android 2.3.3, Android 2.3.4, Android, 2.3.5, Android 2.3.6, dan terahir Android 2.3.7
8.Android versi 3.0 (Honeycomb)
Android versi 3.0 dirilis pada tanggal 15 Juli 2011 yang memiliki kode nama Honeycomb. Di versi ini Android akhirnya jalan pada sebuah Tablet, dan tablet pertama yang menggunakan sistem operasi Honeycomb adalah Motorola Xoom.
9.Android versi 4.0 (Ice Cream Sandwich)
Android versi 4.0 dirilis pada tanggal 19 Oktober 2011 yang memiliki kode nama Ice Cream Sandwich. Di versi Android menyempurnakan seluruh GUI yang dibangun dan penambahan fitur seperti Facial recognition (Face Unlock),  UI use Hardware acceleration, Better voice recognition (dictating/Voice typing), Web browser, allows up to 16 tabs, Updated launcher (customizable), Android Beam app to exchange data through NFC, Resizeable widgets.

cukup sampai disini dahulu pengenalan tentang teknologi android, jika ada waktu lagi akan saya lanjutkan....

Jumat, 16 Maret 2012

menulis sebagai proses berfikir

Menulis sebagai proses berfikir, merupakan cara yang baik untuk menuangkan apa yang ada di dalam pikiran kita ke dalam sebuah penulisan yang baik, dan dapat menarik perhatian orang lain. Karena dengan menulis kita dapat melatih otak kita dalam menuangkan sebuah karya tulisan yang mungkin saja bermanfaat bagi orang lain.

Pengertian menulis sebenarnya sangat beragam tergantung dari sisi mana seseorang mendefinisikannya. Akan tetapi pengertian menulis seungguhnya tepat jika emuat bebrapa unsur diantaranya adalah melewati proses berpikir atau menggunakan pikirannya untukmenulis. Jadi menulis itu dapat juga dimaknakan sebagai penyampaian ide dan pikiran memlalui media tulisan.

Menulis merupakan suatu cara untuk mengetahui dan menemukan apa yang diketahui oleh seseorang yang terekam dalam pikirannya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Pengertian dan hakikat menulis dimaksudkan adalah bahwa untuk melakukan kegiatan menulis diperlukan kegiatan berpikir atau ketika seseorang ingin menulis, ia menggunakan pikirannnya agar ia dapat menghasilkan tulisan.

Menulis sebagai suatu proses menuangkan gagasan atau pikiran dalam bentuk tertulis. Menulis sebagai proses berpikir berarti bahwa sebelum dan atau saat-setelah menuangkan gagasan dan perasaan secara tertulis diperlukan keterlibatan proses berpikir. Proses berpikir menurut Moore dkk memiliki sejumlah esensi: mengingat, menghubungkan, memprediksikan, mengorganisasikan, membayangkan, memonitor, mereviu, mengevaluasi, dan menerapkan. Jadi Pengertian dan hakikat menulis sesungguhnya  memuat tentang suatu proses berpikir , gagasan yang dituangkan dalam kalimat/paragraf dapat dianalisis kelogisannya.
Menulis dan proses berpikir berkaitan erat dalam menghasilkan suatu karangan yang baik. Dan karangan yang baik merupakan manifestasi dari keterlibatan proses berpikir. Dengan demikian, proses berpikir sangat menentukan lahirnya suatu karangan yang berkualitas. Hal itu berarti bahwa penulis harus mampu mengembangkan cara-cara berpikir rasional. Tanpa melibatkan proses berpikir rasional, kritis, dan kreatif akan sulit menghasilkan karangan yang dapat dipertanggungjawabkan keilmiahannya.

Pappas mengemukakan bahwa menulis sebagai proses berpikir merupakan aktivitas yang bersifat aktif, konstruktif, dan penuangan makna. Pada saat menulis siswa dituntut berpikir untuk menuangkan gagasannya berdasarkan skemata, pengetahuan, dan pengalaman yang dimiliki secara tertulis. Dalam proses tersebut diperlukan kesungguhan mengolah, menata, mempertimbangkan secara kritis, dan menata ulang gagasan yang dicurahkan. Hal tersebut diperlukan agar tulisan dapat terpahami pembaca dengan baik.

Namun, semakin tinggi pendidikkan kita atau semakin berkembang pekerjaan kita, tentunya keterampilan menulis harus ikut meningkat. Mengapa? Karena akan ada Manfaat Menulis yang kita butuhkan.

Banyak manfaat dari menulis mulai dari menulis sesuatu yang sederhana misalnya menuliskan daftar belanjaan supaya tidak lupa ketika kita sampai di toko sampai hal yang rumit misalnya membuat skripsi sebagai syarat kelulusan. Tulisan sederhana ataupun rumit akan tetap bernilai penting apabila kita merasakan manfaatnya.


Kalau begitu, apa sih manfaat menulis?
  1. Untuk menghilangkan stress. Dengan menulis kita bisa mencurahkan perasaan sehingga tekanan batin yang kita rasakan berkurang sedikit demi sedikit sejalan dengan tulisan. Tulisan yang kita buat bisa tentang apa yang sedang kita rasakan ataupun menuliskan hal lain yang bisa mengalihkan kita dari rasa tertekan tersebut (stress). Dengan demikian, kesehatanfisik dan mental kita akan lebih terjaga.
  2. Alat untuk menyimpan memori. Karena kapasitas ingatan kita terbatas, maka dengan menuliskannya, kita bisa menyimpan memori lebih lama. Sehingga ketika kita membutuhkannya, kita akan mudah menemukannya kembali. Misalnya, menuliskan peristiwa-peristiwa berkesan di diari, menuliskan setiap pendapatan dan pengeluaran keuangan, menulis ilmu pengetahuan atau pelajaran, menuliskan ide/gagasan, menuliskan rencana-rencana, target-target dan komitmen-komitmen.
  3. Membantu memecahkan masalah. Ketika kita ingin memecahkan suatu permasalahan, maka kita bisa membuatdaftar dengan menuliskan hal-hal apa saja yang menyebabkan masalah itu terjadi dan hal-hal apa saja yang bisa membantu untuk memecahkan masalah tersebut.
    Cara seperti itu akan lebih memudahkan kita dalam melihat duduk permasalahan dengan tepat yang pada akhirnya bisa memberi pemecahan yang tepat pula dalam jangka waktu yang relatif lebih cepat.
  4. Melatih berfikir tertib dan teratur. Ketika kita membuat tulisan khususnya tulisan ilmiah atau untuk dipublikasikan, maka kita dituntut untuk membuat tulisan yang sistematis sehingga pembaca bisa mengerti apa yang sebenarnya ingin kita sampaikan.
  5. Sumber penghasilan. Orang pasti selalu membutuhkan bacaan baik itu bacaan fiksi (cerpen, novel, puisi, dll.) maupun nonfiksi (berita, ilmu pengetahuan, dll.). Baik bertujuan untuk menambah ilmu pengetahuan atau hanya sekedar hiburan saja. Bagi orang yang pandai menulis, tentu saja menulis akan menjadi sumber penghasilannya.